06 Mei 2008

Kondom Tak Cegah HIV/Aids

BANYAK banget kampanye yang menyebutkan bahwa dengan menggunakan kondom akan terbebas dari virus HIV/Aids. Padahal tidaklah demikian. Believe it or not? Setiap tanggal 1 Desember selalu diperingati sebagai hari AIDS sedunia dan di berbagai tempat kondom dibagi-bagikan secara gratis. Ada yang dibagikan kepada para mahasiswa, sopir dan kelompok beresiko lainnya. Tujuannya, jika mereka “jajan” agar pakai kondom supaya aman dari virus mematikan, sehingga merebaknya ancaman HIV/Aids bisa dicegah.
Data terbaru menyebutkan, bahwa hingga tahun 2007 terdapat 8.988 kasus Aids dan 5.640 kasus HIV. Sebanyak 57 persennya diderita oleh kalangan usia 15-29 tahun. Dengan memakai kondom, angka itu diharapkan tidak bertambah. Padahal, menurut penelitian Carey, 1992 dari
Devision of Physical Sciences, Rockville, Maryland, USA membuktikan, bahwa kondom berbahan latex, memiliki pori-pori berdiameter 1/60 mikron. Bila meregang lebar, pori-porinya mencapai 10 kali lipat. Sedangkan virus HIV memiliki diameter 1/250 mikron. Berarti jelas, bahwa virus HIV leluasa menembus pori-pori kondom. Hal ini juga dirilis dalam laporan Konfrensi Aids Asia Pascific di Chang Mai Thailand tahun 1995 lalu. Jelas sudah, bahwa penggunaan kondom untuk aman dari HIV/Aids adalah kebohongan besar. Sudah saatnya jangan lagi merekomendasikan menggunakan kondom. Alangkah baiknya jika direkomendasikan supaya jangan berzinah.(**)

Tidak ada komentar: