23 April 2009

Daftar Caleg Stress (Kasihan Deh Lo..)

“Politik bukanlah sebuah permainan, tetapi adalah suatu bisnis untuk mencari keuntungan”.(Winston Churcill)
MENYEDIHKAN. Kata paling tepat untuk menggambarkan banyaknya caleg yang terpuruk hingga stress, bahkan berakhir dengan kematian karena shock akibat gagal duduk di kursi parlemen. Itu lah akibatnya jika tidak siap secara mental dan spiritual menghadapi kegagalan.
Kegagalan jadi wakil rakyat (yang katanya terhormat), jadi tamparan hebat ketika modal sudah ludes, tabungan terkuras, harta benda dijual, anak-isteri terlantar ditinggal sosialisasi/kampanye ke luar kota, malu sama tetangga dan sanak keluarga, habis-habisan. Mereka menjudikan nasibnya untuk meraih keberuntungan. Lalu siapa saja caleg yang sudah stress dan jadi korban gara-gara tak siap kalah?
Diantaranya, seorang caleg Dapil I Kabupaten Sumbawa, menarik bantuan 1 unit genset yang disumbangkan ke mesjid, menarik bantuan Rp 1 juta yang disumbangkan ke 2 mushola. Demikian juga rekannya, menarik sumbangannya berupa 100 kursi plastik dan 25 zak semen ke MTS di Kecamatan Labangka. Di Kota Sumbawa Besar, ada caleg meminta kembali uang Rp 20 ribu per orang yang diberikan. Caleg Golkar Kota Bogor, menarik ratusan buku tabungan masing-masing senilai Rp 50 ribu bertuliskan Karya Nyata Sejahtera yang dibagikan di Kampung Muara. Caleg Golkar di Dumai Timur, malah mencabut 5 tiang listrik yang sudah dipasangnya. Caleg PKB Kota Banjar, bernama Srihayati, 23 tahun, ditemukan tewas gantung diri pukul 07.30 WIB pada Selasa (14/4) di saung bambu Dusun Limusnunggal. Seorang caleg PDI-P, Pahala Sianipar ditemukan tewas Senin (19/04) malam, akibat minum obat pembasmi serangga di rumahnya di Kecamatan Medan Kota. Seorang caleg DPRD Kota Pontianak, meninggal Senin (13/4) malam, tak lama setelah mengikuti rekapitulasi suara, diduga karena kelelahan dan stress mengikuti rangkaian proses pemilu. Caleg Partai Demokrat di Solo, meninggal kena serangan jantung dan lever pada Minggu (12/4). Di Cirebon, sebanyak 15 caleg alami depresi dan berobat ke Ustaz Ujang Bustomi di Desa Sinarancang, Cirebon. Caleg di Tangerang, stress dan marah-marah, terlihat frustasi, bahkan dia merangkak di pinggir jalan bawa cangkir sambil meminta-minta uang kepada orang yang lewat meminta dikembalikan uangnya. Caleg PPDI Bulukumba, pada Minggu (12/4) bersama tim suksesnya nekat blokir jalan sepanjang 3 km. Di Ternate Selatan, Maluku Utara, seorang caleg meminta TV yang sudah disumbangkan. Caleg Partai Patriot Kabupaten Kuningan Cirebon, kini sering melamun dan mengurung diri setelah habis Rp 300-an juta. Ni Putu Lilik Heliawati (45), caleg Hanura DPRD Buleleng, mendadak meninggal di rumahnya Desa Bengkel, Busungbiu, pada Kamis (9/4) malam, diduga akibat serangan jantung setelah terima telepon dari tim suksesnya. Caleg DPRD Kota Ambon, hendak menarik kembali karpet yang telah disumbangkan kepada ibu-ibu pengajian setempat. Caleg perempuan DPRD Kulon Progo menarik sumbangan di Desa Karangsari seperti 14 zak semen, alat musik drum band dan uang Rp 2,5 juta. Di Kalteng, 2 caleg dan 3 simpatisan partai alami tekanan psikis dan gangguan kejiwaan seperti ngoceh, murung, serta tak mau makan minum. Mereka sempat dirawat di Balai Kesehatan Jiwa Masyarakat Kalawa Atei. Caleg PPRN DPRD Bulukumba lakukan aksi penyegelan gedung SDN 225 Kajang-Kajang, Desa Borong, Kecamatan Herlang pada Sabtu (11/4) malam, dengan cara mengikat gerbang sekolah, alasan lahannya adalah miliknya. Caleg Partai RepublikaN menggusur 42 KK dari lahan tempat tinggalnya di Daeo, Desa Gura, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara dengan alasan akan dibangun tempat usaha. Tim sukses seorang caleg Golkar di Dapil I Ternate, menarik TV yang diberikan di pangkalan ojek Falajawa II, Kayu Merah, termasuk merusak pangkalan ojek itu hanya beberapa jam setelah penghitungan suara berakhir. Tim sukses caleg di Kelurahan Jati Ternate juga menarik televisi dan semen. Tim sukses caleg bernama Muhammad Iqbal (28), Warga Medan Johor gantung diri di kediamannya, Jumat (10/4). Dia adalah tim sukses seorang caleg DPRD Medan yang sering tak pulang ke rumah sehingga kerap bertengkar hebat dengan isterinya. Siapa Menyusul??(**)

Tidak ada komentar: